2009年11月12日木曜日

Ichihashi Tatsuya: 961 Hari yang Menegangkan
Ryu & Yuka-chan no mama - Jepang



Dear Zev, AsMod dan KoKiers,

Kali ini saya kembali menulis mengenai berita yang menggemparkan di Jepang. Silakan tanya semua orang Jepang pasti tahu siapakah Ichihashi Tatsuya ( sebaliknya , jangan tanya tentang Miyabi alias Maria Ozawa, dijamin orang Jepang tidak paham ). Inilah orang yang paling dicari oleh polisi Jepang selama 961 hari pelariannya. Luar biasa memang Ichihashi Tatsuya, terlepas dari kekejamannya sebagai pembunuh berdarah dingin .

Ichihashi Tatsuya akhirnya tertangkap oleh polisi Jepang setelah selama 961 hari atau 2 tahun 7 bulan melarikan diri di seantero Jepang. Salah satu kehebatan Ichihashi Tatsuya adalah kemampuan yang "luar biasa" mengubah penampilan baik sebagai pria maupun sebagai wanita. Itulah yang bikin polisi Jepang pusing tujuh keliling.

Hari ini 11 November 2009, di seluruh mass media Jepang berita utama hanya kesuksesan penangkapan Ichihashi Tatsuya oleh Polisi Jepang. Memang "luar biasa" pintarnya Ichihashi Tatsuya dalam mengelabui masyarakat Jepang. Padahal di seluruh stasiun kereta api di seantero Jepang sudah tertempel pengumuman mengenai Ichihashi Tatsuya, tertulis "wanted" sebagai buronan yang berbahaya dan bahkan tertulis bagi siapapun yang bisa memberikan informasi keberadaan buronan tersebut disedikan hadiah berupa uang.

Jumlah uang hadiah pun tidak tanggung-tanggung, mulanya sekitar 1000.000 yen ( tahun 2007 , 3 bulan setelah kejadian pembunuhan yang dilakukan oleh Ichihashi Tatsuya ), kemudian meningkat menjadi 10.000.000 yen pada tahun 2009 ( 2 tahun setelah Ichihashi Tatsuya buron ).

Di Jepang sudah "lumrah" disediakan hadiah uang apabila mampu menangkap buronan berbahaya, itu juga mungkin yang membuat buronan penjahat di Jepang sulit untuk melarikan diri. Apalagi melarikan diri ke luarnegeri, akibatnya seperti Ichihashi Tatsuya pun sulit melarikan diri ke luarnegeri, hanya "melarikan diri dan bersembunyi" di dalam negeri Jepang.



Bagi KoKiers di luar Jepang pastilah bingung kenapa masyarakat Jepang begitu heboh dengan penangkapan Ichihashi Tatsuya. Inilah kronologis sejarah kejahatan Ichihashi Tatsuya yang membikin banyak masyarakat Jepang mengucap bersyukur dengan tertangkapnya buronan ini.

Ichihashi Tatsuya (30 tahun) pada tahun 2007 bulan Maret melakukan pembunuhan secara keji terhadap seorang wanita berkewarganegaraan Inggris. Wanita ini adalah seorang guru bahasa Inggris bernama Lindsay Ann Hawker, 22 tahun. Lindsay adalah pengajar bahasa Inggris di Nova English Conversation School.

Lindsay dibunuh secara keji oleh Ichihashi Tatsuya (pada saat itu pelaku berusia 28 tahun) di sebuah apartemen yang di tempati Lindsay. Apartemen ini terletak di Ichikawa ( wilayah Chiba-ken, cukup dekat dgn Tokyo ). Hubungan antara Ichihashi Tatsuya dan Lindsay di kabarkan cukup dekat.

Hubungan ini diawali dari Ichihashi Tatsuya yang memohon kepada Lindsay untuk memberikan pelajaran bahasa Inggris sesuai dengan profesi Lindsay sebagai guru bahasa Inggris. Pada malam naas pun keduanya terlihat keluar bersama dari sebuah cafe pada pukul 9 malam hingga puku 21.45 malam ( di Jepang lumrah terdapat CCTV , kamera perekam, di tempat-tempat umum).

Pelarian Ichihashi Tatsuya berahir dengan "sukses" karena dia nekat melakukan operasi plastik di wajahnya. Pada saat terdengar berita bahwa Ichihashi Tatsuya melakukan operasi plastik tersebut, perburuan Ichihashi Tatsuya semakin gencar dilakukan oleh polisi Jepang.

Akibatnya keluarga korban, orang tua Lindsay "meradang" mempertanyakan, "Bagaimana mungkin seorang buronan bisa melakukan operasi plastik?". Bisa dimaklumi bahwa orangtua Lindsay marah besar dan kecewa berat karena penjahat berdarah dingin masih belum tertangkap bahkan masih mampu melakukan operasi plastik. Yang dipertanyakan adalah profesionalitas dokter yang melakukan operasi plastik tersebut.



Perlu di ketahui, Ichihashi Tatsuya selama pelarian mengubah nama samaran dan berubah samaran akibatnya dokter pun tertipu, akan tetapi tetap saja kasus operasi plastik ini membuat kalangan dokter Jepang "malu" tertipu mentah-mentah oleh seorang buronan.

Pada akhirnya Ichihashi Tatsuya terangkap basah pada saat akan melanjutkan pelarian ke pulau Okinawa, 10 November 2009. Ichihashi Tatsuya berencana melakukan perjalanan ke Pulau Okinawa dengan kapal. Pada saat menunggu kedatangan kapal menuju Okinawa, staff pelayaran mencurigai keberadaan buronan . Walaupun telah melakukan operasi plastik, akan tetapi wajah Ichihashi Tatsuya setelah operasi plastik pun segera beredar dengan cepat di berbagai wilayah Jepang.

Ichihashi Tatsuya segera ditangkap (tanpa perlawanan) dan dikawal polisi Jepang untuk memper- tanggungjawab- kan perbuatan jahatnya. Semalam , 10 November 2009, pukul 23:45 tiba di kantor polisi wilayah Chiba-ken, tentu saja dengan perjuangan yang sangat susah dikarenakan banyaknya "nyamuk" pers , mass media Jepang yang tumpah ruah di stasiun kereta api. Dimulai dari stasiun Shin-Osaka hingga stasiun di Tokyo, kemudian melanjutkan perjalanan kembali menuju kantor polisi di wilayah Chiba-ken.

Pandangan Pribadi Penulis

Tertangkapnya pembunuh berdarah dingin seperti Ichihashi Tatsuya sangat melegakan. Sudah sepantasnya Ichihashi Tatsuya mempertanggungjawabkan perbuatan jahatnya yang menghilangkan nyawa orang lain.

Saat orang tua Ichihashi Tatsuya dikonfirmasi tentang tertangkapnya anaknya. Kedua orangtua berkata "Biarlah dia mempertanggungjawabkan perbuatan jahatnya. Dia sudah dewasa sudah selayaknya bertanggung jawab". Jawaban orang tua Ichihashi Tatsuya yang patut diacungi jempol. Walaupun anak sendiri, kalau memang salah, sudah selayaknya dan sepatutnya bertanggungjawab. Bahkan jauh sebelum tertangkapnya Ichihashi Tatsuya, setiap kali orangtua Ichihashi Tatsuya muncul dilayar televisi, selalu berkata "Menyerahlah dengan baik-baik ke polisi, selesaikanlah urusanmu dengan penuh tanggungjawab" .

Saat saya membaca jawaban orang tua Ichihashi Tatsuya, saya tiba-tiba teringat dengan pernyataan orang tua Ryan (penjagal 11 nyawa orang) yang masih juga ngotot membela anaknya, mulai dari anaknya "sakit", intinya minta dipahami kenapa Ryan membunuh 11 nyawa. Jelas-jelas sudah membunuh dan menghilangkan banyak nyawa orang bahkan dengan cara mutilasi kok orangtua Ryan masih juga ngotot bahwa anaknya " tidak bersalah"? Sungguh bertolak belakang sikap kedua orang tua , Ichihashi Tatsuya dan Ryan bukan?

Sungguh tidak mudah bersikap seperti orangtua Ichihashi Tatsuya. Bagaimanapun setiap orang tua pasti ingin melindungi anaknya walaupun anaknya berbuat salah bukan ? Pastilah ada rasa tidak terima seandainya anaknya diperlakukan sebagai penjahat bukan? Sikap yang diperlihatkan orangtua Ichihashi Tatsuya itulah yang membuat saya salut dan hormat, walaupun anaknya Ichihashi Tatsuya pembunuh berdarah dingin.

Hukum di Jepang sangat dijunjung tinggi. Tertangkap- nya Ichihashi Tatsuya sangat melegakan semua pihak terutama keluarga korban Lindsay. Bahkan ayah Lindsay sudah mampu tersenyum lega dengan tertangkapnya Ichihashi Tatsuya.

Rakyat Jepang sangat percaya dengan "keadilan" sehingga tidak ada keraguan sedikit pun bahwa Ichihashi Tatsuya akan mendapatkan hukuman setimpal. Inilah yang membedakan dengan kondisi Indonesia dimana saat ini rakyat Indonesia dilanda krisis ketidakpercayaan terhadap aparat hukum, mulai dari polisi, jaksa, pengacara.

Di Jepang tidak ada suap menyuap untuk hukum, jadi saya yakin sepenuhnya bahwa Ichihashi Tatsuya akan mendapat hukuman yang setimpal ( mungkin hukuman penjara minimal 20 tahun, penjara seumur hidup atau hukuman mati). Di Jepang uang tidak berlaku untuk menentukan hukuman seseorang. Saya yakin tidak ada "mafia Pengadilan" seperti halnya yang terjadi di Indonesia.

Apa yang menyebabkan Ichihashi Tatsuya membunuh Lindsay dengan kejam, itulah tugas polisi Jepang untuk menguak tabir teka-teki pembunuhan Lindsay. Walaupun ada juga komentar miring tentang Lindsay sebagai korban, tentu sukar untuk dikatakan saat ini. Biarlah kita tunggu kebenaran yang sesungguhnya melalui jalur hukum di Jepang. Semoga arwah Lindsay damai dengan tertangkapnya Ichihashi Tatsuya, sebagaimana yang dikatakan pula oleh ayah Lindsay.



Akhir kata, Kejahatan ada dimana-mana, sebaiknya kita pun waspada dan jangan beri kesempatan kepada penjahat untuk melakukan kejahatan. Di Jepang pun juga ada kejahatan, baik pelakunya orang Jepang maupun pelakunya orang luarnegeri. Waspadalah selalu!

Terimakasih buat semuanya yang telah meluangkan waktu untuk membaca dan menulis komentar.

Salam hangat dari Jepang,

Ryu & Yuka-chan no mama


Referensi :

1. Yomiuri Shinbun , page 1
2. Asahi Shinbun , page 1
3. http://www.japan-guide.com/e/e2014.html
4. http://www.nikkansports.com/general/news/p-gn-tp0-20091111-564916.htm

Note * Telah dimuat di KoKi , 11 November 2009

http://www.koki-kolomkita.com/baca/artikel/2/991/ichihashi_tatsuya_961_hari_yang_menegangkan_

0 件のコメント:

コメントを投稿