2009年11月12日木曜日

Pembunuhan Brutal di Bali
Ryu & Yuka-chan no mama - Jepang



Dear Zev, AsMod dan KoKiers

Sesuai dengan judul di atas "Pembunuhan Brutal di Bali" yang terjadi pada seorang turis Jepang sungguh mengenaskan dan bikin hati miris. Maksud hati mau senang -senang, bertamasya di pulau dewata, justru menemui ajal dengan begitu mengenaskan. Berita ini cukup heboh 2 hari ini di berbagai mass media Jepang . Seperti pepatah mengatakan, berita buruk akan mudah tersebar kemana -mana bukan?

Senin 28 september 2009, sore hari sesosok mayat wanita Jepang ditemukan diantara semak-semak, tepatnya d jalan Mertanadi, Tuban, Kuta. Turis yang naas berjenis kelamin wanita dengan nama Rika Kasano, usia 33 tahun.

Mayatnya diperkirakan mengalami perkosaan terlebih dahulu sebelum kemudian dibunuh. Bahkan disalah satu TV di Jepang diberitakan saat ditemukan mayat Rika dalam keadaan mengenaskan, membusuk dan bertelanjang bulat. Untuk kondisi mayat, saya agak rancu, mana yang benar, apakah bertelanjang bulat / setengah bugil ataukah ditemukan tanpa bercelana. Bagi saya yang pasti kondisi mayat sungguh mengenaskan, diperkosa dan dibunuh. Sunguh malang sekali nasib Rika Kasano.

Menurut tetangga sekitar Rika Kasano dikenal sebagai pribadi yang periang, ramah terhadap tetangga dalam arti sering menyapa tetangga sekitar. Kematiannya yang mengenaskan membuat banyak orang yang mengenal Rika Kasano shock, serasa tidak percaya dengan nasib naasnya. Saat reporter salah satu TV di Jepang mendatangi rumah kediaman Rika Kasano, rumah dalam keadaan terkunci sedangkan di depan rumah telah diletakkan seikat bunga tanda berduka cita dari salah seorang kenalan Rika.

Menurut tetangga Rika, Rika adalah anak tunggal, bisa dibayangkan bagaimana pedihnya hati orang tua yang kehilangan seorang anak dengan cara yang luarbiasa brutal. Ini berarti keturunan marga Kasano akhirnya habis di tangan pembunuh berdarah dingin di Pulau Bali. Sungguh malang ayah dan ibu Rika Kasano, dimasa tua justru kehilangan putri tunggalnya dengan cara yang mengenaskan, diperkosa dan dibunuh, biadab sekali.

Kronologis kematian Rika Kasano sebagai berikut:

Rika Kasano dan Mayumi Someya pada tanggal 24 September 2009 mendarat di Bali untuk bertamsya. Kemudian mereka berdua segera check -in di salah satu hotel (tidak etis rasanya kalau di sebut nama hotel) . Di Jepang sudah disebutkan nama hotel tempat Rika Kasano menginap, promosi yang sangat buruk buat hotel tersebut, biaya menginap sekitar 2500 yen / malam. Yang disesalkan oleh banyak pihak Jepang adalah masalah keamanan hotel tersebut yang "lunak", sehingga terjadi pembunuhan yang brutal. Nasi sudah jadi bubur. Malang nian nasib Rika kasano dan Mayumi Someya .

25 september 2009, Rika Kasano dan Mayumi Someya didatangi seorang pria yang menyatakan diri sebagai polisi bagian pemeriksaan narkotika. Sejak itulah Keduanya "hilang tidak ketahuan rimbanya" sampai ditemukan mayat Rika pada tanggal 28 September 2009, sore hari dalam keadaan telah diperkosa dan dibunuh secara mengenaskan.

Sedangkan temannya, Mayumi Someya berhasil lolos dari pembunuhan akan tetapi kondisinya pun tidak kalah mengenaskan karena telah menjadi korban perkosaan dari pelakunya. Diperkirakan pelaku kejahatan bukan hanya polisi gadungan, dipastikan ada temannya "seperjuangan" pelaku kejahatan.

Peristiwa ini sungguh bikin saya merasa sedih, bayangkan maksud hati ingin bertamasya justru mengalami peristiwa yang mengerikan seperti ini. Pelaku kejahatan hanya memikirkan nafsu syahwat, hanya main "arus bawah", bodoh sekali. Pikirkan hasil perbuatan kotor dan biadabnya, banyak orang di Pulau dewata tergantung hidupnya dari segi pariwisata.

Di Jepang, Pulau Bali termasuk favorit, rangking 5 sebagai daerah tujuan wisata. Tentu saja rangking pertama adalah Hawai. Ingatlah berita buruk akan lebih mudah menyebar daripada berita baik bukan? Lihatlah dalam 2 hari berkali-kali diulas mengenai kematian mengenaskan Rika Kasano.



Pelaku kejahatan saya yakin akan segera tertangkap oleh pihak kepolisian tetapi efek dari kematian turis Jepang di Bali akan bikin orang Jepang untuk berpikir, "Apakah Indonesia cukup aman untuk dijadikan sebagai tujuan daerah wisata?". Apalagi sekarang pun banyak tujuan daerah wisata lain yang saling bersaing dengan Bali, lihatlah Vietnam sebagai contohnya. Orang Jepang mulai melirik Vetnam sebagai daerah wisata yang bagus, aman dan murah meriah. Saya sungguh sedih membaca berita kematian turis Jepang, malang nian nasibmu, maksud hati bersenang-senang justru mengantar nyawa di pulau Dewata, Bali.

Saya baca di beberapa blog orang Jepang, ramai dibicarakan tentang kematian mengenaskan turis Jepang di Bali. Sudah cukup berita buruk tentang Indonesia, jangan ditambah lagi buruknya. Kenapa harus ditambah lagi dengan berita perkosaan dan pembunuhan?

Memang saya sadari, di dunia manapun, ada kebaikan pasti ada kejahatan, selayaknya kita berhati-hati terhadap segala kemungkinan dan jangan mudah percaya pada orang yang baru saja di kenal. Saya pun cukup paham, orang Jepang kadang "lugu" terlalu mudah percaya bahwa semua orang adalah baik adanya. Inilah yang berulangkali sering saya kritik dari orang Jepang, jangan mudah percaya dengan orang lain. Di dunia ada banyak kejahatan sekaligus ada kebaikan.

Pengalaman yang berkali-kali terjadi sudah mengajarkan saya lebih baik jangan terlalu mudah percaya kepada orang. Itu pula yang berkali-kali saya pesankan pada teman-teman Jepang yang ingin berlibur di Indonesia, "Waspadalah selalu, jangan mudah percaya pada mulut manis, jangan mudah percaya pada wajah ramah, yang paling penting adalah hati dan kepribadian seseorang" .

Maaf, bukannya saya tidak mempromosikan keramahan dari bangsa Indonesia yang katanya, "Bangsa yang ramah dan murah senyum". Saya bukan sinis hanya lebih baik dalam hidup berhati-hati daripada mengalami kejadian seperti Rika Kasano. Saya pun ingin teman-teman Jepang berlibur di Bali dengan penuh kenangan indah dan bukan kenangan mengerikan seperti yang dialami Rika Kasano dan Mayumi Someya.

Semoga pelaku kejahatan segera tertangkap dan mendapatkan ganjaran setimpal sehingga arwah gentayangan dari Rika Kasano di beri kedamaian, begitu juga Mayumi Someya diberi kekuatan dan dipulihkan kembali, Amin.

Terimakasih buat semuanya yang telah membaca.

Salam hangat dari Jepang,

Ryu & Yuka-chan no mama

Referensi : Berbagi sumber mass media


Note : Telah di muat di KoKi , 1 oktober 2009

http://www.koki-kolomkita.com/baca/artikel/3/849/pembunuhan_brutal_di_bali

0 件のコメント:

コメントを投稿